0 3 min 1 dy

Jakarta Rp1News – Sejak kepergian Epy Kusnandar 3 Desember 2025 lalu, Karina Ranau nampak belum sepenuhnya bisa lepas dari bayang-bayang almarhum suaminya itu.

Hampir setiap waktun ibu satu anak itu mengunggah video ziarah atau kata-kata rindu pada  mendiang Epy dengan panggilan Papih, di akun instagramnya karinaranau9 dan akun facebook Epy Kusnandar dan Karina Ranau.

Pada sahur hari pertama puasa Ramadan 19 Februari 2026 ini misalnya,  Karina mengunggah video makan sahur nasi kotak di makam Epy Kusnandar bersama anaknya, Quentin Stanislavski Kusnandar, dan sejumlah karyawan warungnya.

Dengan mengenakan busana hitam-hitam, mereka nampak makan sahur  dengan lahap. Sesekali terdengar celoteh mereka. Sebuah foto Epy tergeletak di dekat mereka.

“Asalamualikum Papi. Sahur Pih…” tulis Karina di pengantar video itu.

Pada  17 Februari lalu,  Karina juga mengunggah video ziarah malam hari ke makam Epy Kusnandar di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

“Assalamualaikum, Papih. Apa kabar pagi ini? Kamu lagi nyiapin buat puasa ya, Ceria dong, Pih,” tulis Karina yang dalam video mengenakan gaun dan kerudung hitam dan berpayung hitam.

“Tadi malam bunda datangnya malem banget. Maafin ya, pasti kamu udah nungguin Bunda. Bunda baru selesai di warung,” katanya dalam nada pelan minta dimengerti.

Karina kemudian  mengajukan pertanyaan yang memuat netizen terhenyak,”Gimana rasanya mati, Pih? Ceritain dong…”

Tentu saja tak ada jawaban. Dia.lalu menaburkan bunga di atas pusara itu.

“Hari ini Bunda mau nyiapin yang kurang-kurang buat menyambut puasa dan menyiapkan bazar takzil kita.”

Pada unggahan video lainnya, Karina mengungah pertanyaan yang sama,  lagi apa di sana? Seneng gak? Gimana rasanya mati, ceritain ke aku, Pih

“Kenapa ya Pih, semakin hari rindu semakin sakit rasanya,” ungkapnya.

Karina juga mengunggah sejumlah video kesibukan bersama karyawannya  dI Warung Jukut yang baru dirintis di Jalan Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersama mendiang Epy Kusnandar pada akhir 2025 lalu. Warung itu nampaknya semakin ramai oleh pengunjung sejak kepergian Epy.

“Ini kan yang kamu  mau  sebelum kamu pergi ninggalain aku, Pih. Kamu mau Bunda  nggak bisa diem dan kamu mau Bunda  nggak manja kan. Kamu mau Bunda nggak berkeluh kesah. Kamu mau Bunda jadi perempuan hebat kan. Tapi kamu nggak adil. Kenapa kamu ninggalin Bunda, Pih?”

Curhatan Karina itu mendapat komentar beragam  dari netizen. Akun igtiaralestari menulis,”Semangat, Kak. Semoga Allah memberi ketabahan untuk semua keluarga yang ditinggalkan almarhum.”

Sedanglan akun umaaay17, yang melihat dua ekor kucing ikut berziarah ke makam Epy bersama Karina, menulis,”Suatu saat saya  meninggal pasti kaya almarhum Kang Epy dijagain kucing karena saya catlovers.” (hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *