0 5 min 31 minutes

WASHINGTON/JAKARTA RP1NEWS–  Jelang pertemuan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump, perusahaan Indonesia dan AS menandatangani 11 kesepakatan investasi dan perdagangan senilai US$38,4 miliar, di Washington, AS, Rabu (18/2) kemarin.

Sebelas kesepakatan yang ditandatangani pada jamuan makan malam untuk Prabowo yang diselenggarakan Kamar Dagang AS, adalah  kemitraan di sektor pertambangan, energi, agribisnis, tekstil, furnitur, dan teknologi.

“Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dengan kami dalam upaya berkelanjutan kami untuk memodernisasi dan mengindustrialisasi,” kata Prabowo dalam pidatonya pada jamuan makan malam tersebut, seperti dikutip dari Reuter oleh portal berita Singapura  The Stright Time.

Disebutkan,  kesepakatan tersebut termasuk dalam perjanjian implementasi kesepakatan perdagangan AS-Indonesia yang akan ditandatanganinya pada 19 Februari dengan Trump. Hal ini diyakini. akan membantu mengurangi surplus perdagangan Indonesia dengan AS.

Dalam pernyatannya, Prabowo.mengatakan optimis tentang masa depan hubungan Indonesia-AS.

Valuasi sebesar US$38,4 miliar itu dianggap  lebih tinggi dari angka yang sebelumnya disajikan dalam lembar fakta oleh Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC) di atas US$7 miliar. Di dalamnya mencakup pembelian oleh perusahaan Indonesia sebanyak satu juta ton kedelai AS, 1,6 juta ton jagung, dan 93.000 ton kapas selama periode yang tidak ditentukan.

Barang pertanian AS.

Tidak semua kesepakatan diberi label harga, seperti pembelian kayu dan produk furnitur AS oleh Indonesia.

Tidak ada detail yang diberikan tentang pakta “zona perdagangan bebas transnasional” yang ditandatangani oleh pengembang kawasan industri Indonesia, Galang Bumi Industri, dan Solanna Group.

Indonesia mengumumkan pada Juli 2025 serangkaian kesepakatan bisnis dengan AS senilai US$34 miliar sebagai bagian dari negosiasi tarifnya, termasuk pembelian impor gandum dan kedelai yang serupa dengan yang ditandatangani pada 18 Februari 2026.

Mengamankan tarif

Disebutkan pula, Presiden RI  Prabowo dan rombongan tiba di Washington minggu ini untuk pertemuan Board of Peace (Dewan Perdamaian) Trump, dengan harapan Jakarta dapat mengamankan sedikit pengurangan tarif menjadi 18 persen dari 19 persen yang disepakati pada tahun 2025. Itu akan sesuai dengan tarif yang diberikan Trump kepada India sebelumnya pada bulan Februari.

Dalam sambutannya pada makan malam tersebut, Wakil Perwakilan Perdagangan AS Rick Switzer tidak menyebutkan tarif akhir untuk Indonesia.  Diai mengatakan Perjanjian tentang Perdagangan timbal balik antara kedua negara demokrasi “akan berarti lebih banyak perdagangan – perdagangan bilateral. Ini akan berarti lebih banyak investasi. Ini akan berarti hubungan ekonomi, investasi, dan perdagangan yang lebih dalam dan komprehensif Indonesia-AS

Sejumlah media Indonesia menyebutkan, Penandatanganan (Memorandum of Understanding) itu terjadi dalam sesi Roundtable Business Summit yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC). Kegiatan yang berlangsung di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026.

Kantor Berita ANTARA merinci KE-11 MoU itu meliputi:

  1. Memorandum of Agreement tentang Critical Mineral, ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dan President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas;
  2. MoU Oilfield Recovery antara Pertamina dan Haliburton, ditandatangani oleh CEO Pertamina Simon Mantiri dan President Director Haliburton Ankush Balla;
  3. MoU di bidang Agrikultur (Jagung) antara PT. Cargill Indonesia, PT Arena Agro Andalan dan Cargill Inc, ditandatangani oleh Managing Director Amcham mewakili Fanny Hosea PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Indonesia) Donna Priadi dan Director International Government Relations (China & APAC) at Cargill Elizabeth Struse;
  4. MoU tentang Cotton antara Busana Apparel Group dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh Chief Marketing Officer Busana Apparell Manish Virmani serta Senior Government Relations Director for National Cotton Council Jeff Kuckkuck;
  5. MoU tentang Cotton antara Daehan Global dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh CEO of Daehan Global Boo Hyung Lee dan Senior Government Relations Director for National Cotton Council Jeff Kuckkuck;
  6. MoU tentang Shredded Worn Clothing antara Asosiasi Garment dan Textile Indonesia, PT Pan Brothers dan Ravel, ditandatangani oleh CEO PT PAN Brothers Ludijanto Setijo dan CEO Ravel Zahlen Titcomb;
  7. MoU tentang Furnitur antara ASMINDO (Indonesian Furniture Industry & Handicraft Association) dan Bingaman and Son Lumber, Inc, ditandatangani oleh CEO Vivere Group (ASMINDO) Dedy Rochimat dan Director of Exports Jeremy Roupp;
  8. MoU tentang Semikonduktor antara Galang Bumi Industri dan Essence, ditandatangani oleh President Director Ahmad Maaruf Maulana dan President Director Chester Coleman;
  9. MoU tentang Semikonduktor antara Galang Bumi Industri (GBI) dan Tynergy Technology Group, ditandatangani oleh Director GBI Kadafi Yahya Muhamad dan President Direkturr Yan Purba;
  10. Transnational Free Trade Zone Friendship antara Galang Bumi Industri dan Solanna Group LLC, ditandatangani oleh Director Tjaw Hioeng dan Presiden Solana Gorup David Fordon;
  11. MoU tentang Furnitur/Wood Product antara Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan (HIMKI) dan American Hardwood Export Council, ditandatangani oleh Head of Promotion and Marketring for Americas Rudy Hartono dan American Hardwood Export Council Michael Snow.(hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *