0 2 min 13 hrs

Jakarta, Rp1News — Dunia sedang menghadapi kecemasan dan ketidakpastian akibat ulah segelintir negeri adikuasa yang menggunakan kekuatannya pada negara lain sehingga memantik instabilitas global

Suasana itu mengemuka dalam Tokyo Conference 2026 yang berlangsung di Tokyo, Jepang,10-12 Maret 2026.

Politisi partai Demokrat Andi Mallarangeng dalam unggahan di akun facebook pribadinya, Jumat (14/3/2026), mengungkapkan bahwa lebih banyak pertanyaan daripada jawaban tentang bagaimana mengukuhkan the rule of law dalam hubungan antarbangsa ketika negara-negara adidaya menggunakan kekuatan sebagai dasar kebijakan luar negeri mereka.

“Hukum Internasional dilanggar begitu saja dan powerlah yang mengemuka,” ungkap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Indonesia Bersatu Kedua itu.

Menurut dia, Pak SBY (mantan Presiden RI Bambang Susilo Yudhoyono) yang diminta menjadi co-chair bersama mantan PM Jepang Fumio Kishida menegaskan bahwa walaupun trend internasiona seperti itu tetapi kita tidak boleh berhenti berupaya untuk memperkuat the rule of law as international order, terutama oleh negara-negara middle powers.

“Kata Pak SBY, kalau dalam sebuah negara hukum dan keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, maka dalam hubungan antar bangsapun hukum dan keadilan harus pula ditegakkan. Kalau tidak maka yang terjadi adalah kekacauan dan kesewenang-wenangan,” paparnya.

Semua pembicara, ujar Andi, tokoh-tokoh dari berbagai negara di dunia, dalam konperensi tersebut sepakat dengan Pak SBY. Hanya seorang panelis dari Amerika pembantu Trump, yang berpendapat lain sendiri. Ia terus menyampaikan prinsip America First-nya Trump dalam kebijakan luar negeri AS.

‘Tapi itu juga memperlihatkan bagaimana AS semakin terisolasi dalam pergaulan bangsa-bangsa di dunia,” pungkasnya.

Andi Malarangeng menyebut tokoh yang hadir dalam konperensi tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mantan Menkeu Sri Mulyani, Wakil Ketua MPR Edhi Baskoro Yudhoyono, beberapa anggota DPR RI, serta Rizal Sukma dari CSIS. (hs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *