0 2 min 6 hrs

Citeureup, Rp1News — Emak-emak di Citeureup dan Bungbulang, Kabupaten Bogor, larut dalam kegembiraan. Mereka rela antri unuk membeli berbagai kebutuhan sembako dengan harga murah Rp40-Rp50 ribu per paket.

Itulah suasana saat Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar program Bazar Ramadan Istimewa yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar.

Ini adalah langkah Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di dua kecamatan, yakni Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Cibungbulang pada Sabtu (14/3/26). Tujuannya agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari raya.

Dalam unggahan di Facebook resmi Kabupaten Bogor, disebutkan, melalui program ini masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga sekitar Rp40.000 hingga Rp50.000, jauh lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran yang hampir mencapai Rp100.000 per paket.

Bupati Bogor menyampaikan, program ini merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang Idulfitri.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat yang membutuhkan tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Rudy Susmanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Operasi Pasar Bersubsidi (OPAD).

Menurutnya, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah dengan kuota OPAD terbesar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam kegiatan kali ini, masing-masing kecamatan menyiapkan sekitar 3.000 paket sembako bagi masyarakat.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan sejak pagi masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan paket sembako. Untuk hari ini kami menyiapkan sekitar 3.000 paket di setiap kecamatan,” jelas Melly Kamelia. (hs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *