Jakarta, Rp1News — Ada-ada saja cara selebritis berduit belanja. Asal tertarik, apa yang dilihatnya bisa langsung dibeli.
Begitulah dengan presenter papan atas Irfan Hakim. Kolektor hewan yang memiliki kebun binatang mini di rumahnya itu baru saja membeli seekor sapi gemuk.
Berbeda dengan “belanja” sapi sebelumnya yang langsung ke peternak atau pedagang, kali ini dia langsung menawar sapi yang dilihatnya sedang dihela pemiliknya menarik gerobak kayu berisi pasir.
Kisah itu diunggah Irfan Hakim dalam video di akun media sosial de-Hakims miliknya, Rabu (25/3/2026).
Sapi mirip jenis Brahman yang berpunuk dan bergelambir itu dilihat Irfan Hakim saat dia dan tim videonya sedang berada di Lanpung Timur. Dia langsung meminta timnya mengikuti sapi itu dan merekamnya sampai ke rumah pemiliknya.
Menurut keterangan pria yang disapa Pak Dhe, pemilik sapi, sapi itu berumur 7 tahun dan setiap hari dipekerjakan sebagai penghela gerobak berisi pasir, bata, dan benda berat lainnya.
Irfan yang nampaknya memiliki sifat tak tegaan dan gampang terenyuh, meminta timnya bernegosiasi untuk “membebaskan” sapi itu dari pekerjaan berat dengan membelinya.
Salah seorang tim Irfan dengan penuh persuasif mengatakan kepada Pak Dhe, setelah kerja enam tahun diambil tenaganya dia minta ijin membeli sapi itu.
“Bagaimana kalau hari ini sapi ini dipensiunkan, kita istirahatkan biar dia menikmati masa tua dengan tenang dan menjadi sapi yang lebih gemuk dan lebih besar lagi agar bermanfaat untuk orang banyak?”
Pak Dhe nampak manggut-manggut tanda setuju lalu bersalaman. Sapi bernama Si Leghi itu pun berpindah tangan.
Sapi yang ditaksir beratnya mencapai 700- 800 kg itu diikhlaskan Pak Dhe untuk dibawa pulang Irfan Hakim dengan bayaran yang tidak disebut dalam video itu.
Transaksi belum selesai. Ibarat reality show, muncul anak dan istri Pak Dhe yang bercerita, uang hasil penjualan sapi akan dipakai untuk membiayai anaknya yang belajar otomotif ke Jepang.
Irfan Hakim yang nampak agak terkejut mendengar cerita itu memahami kenapa Pak Dhe mau menjual sapinya.
“Oh jadi sapi ini bermanfaat untuk semua ya. Semoga sukses,” kata Irfan menyalami Pak Dhe, istri, dan sang anak.
“Saya tahu sapi ini sangat berarti bagi kalian, tapi dijual agar menjadi bekal untuk mengejar cita-citamu,” kata Irfan.
Irfan berpesan kepada anak Pak Dhe agar mengabarinya jika nanti telah masuk sekolah. Kalau prestasinya bagus Irfan menyatakan siap membiayai sekolahnya.
Adegan mengharukan terjadi ketika sapi akan dibawa, Pak Dhe mencium sapi itu. Mata Irfan berkaca-kaca melihatnya.
Irfan Hakim memang kerap tampil bersama hewan-hewan peliharaannya di acara infotainment. Dia memiliki hewan langka mulai yang melata, terbanh, reptil, sampai onta dan sapi.
Seperti halnya kebanyakan sapi lain yang dibelinya, sapi yang baru dibelinya itu akan dijadikan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha. Irfan memiliki tradisi membeli sapi sejak jauh-jauh hari lalu memelihara dan menggemukkan sapi itu.
Irfan selalu mengajak sapi-sapinya berbicara seperti layaknya kepada manusia. Karena dia yakin, hewan mengerti apa yang diucapkannya. Ucapan Irfan kepada sapi-sapinya terkadang mengundang rasa haru penontonnya.
Bagi Irfan, merayakan Idul Adha identik dengan menyerahkan sesuatu yang amat dicintai untuk dikurbankan.
Karena katanya itulah spirit yang dimiliki Nabi Ibrahim yang rela mengurbankan anaknya, Ismail, sebagaimana dikisahkan dalam sejarah awal mula terjadinya perayaan kurban.(hs)

