Jakarta, Rp1News — Hubungan bisnis Indonesia-Jepang semakin hangat. Kedua negara teken perjanjian investasi senilai USD23,63 miliar atau sekitar Rp401,71 triliun.
Unggahan di akun resmi Setkab, Selasa (31/3/2026) menyebutkan, Presiden RI Prabowo Subianto, menghadiri secara langsung pengumuman 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang diadakan di Imperial Hotel Tokyo, Senin (30/03/2026). Kesepakatan yang tercapai dalam forum tersebut memiliki nilai total sebesar USD23,63 miliar atau sekitar Rp401,71 triliun.
Adapun daftar nota kesepahaman yang diumumkan adalah sebagai berikut:
1. MoU tentang produksi metanol dengan memanfaatkan emisi CO2 dari PKT di Bontang, Kalimantan Timur antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT. Kaltim Industri Metanol;
2. MoU tentang kerja sama di bidang perdagangan, niaga, dan investasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Jepang;
3. Strategi kerja sama untuk pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Indonesia antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX;
4. MoU untuk peluang kemitraan potensial di sektor hulu minyak dan gas di Indonesia dan Asia Tenggara antara PT Pertamina Hulu Energi dan INPEX;
5. MoU tentang pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia dan Jepang; desain dan manufaktur chip elektronik serta kecerdasan buatan antara PT Eblo Teknologi Indonesia dan Hayashi Kinzoku Co., Ltd.;
6. MoU terkait berbagai kajian realisasi Proyek Pembangkit Listrik menuju Tenaga Panas Bumi Rajabasa antara PT Supreme Energy Rajabasa dan INPEX;
7. MoU antara SMBC Indonesia dan Pegadaian untuk berkontribusi pada ekosistem emas Indonesia serta inklusi keuangan antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia;
8. MoU tentang Kemitraan Strategis Kecantikan Indonesia-Jepang antara PT Nose Herbal Indo dan 2Way World;
9. MoU tentang Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara dan Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital;
10. MoU tentang penguatan hubungan kerja sama antara JETRO dan PT Danantara Investment Management;
11. MoU tentang Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Hululais antara Pemerintah Indonesia dengan JICA. (hs)

