Jakarta, Rp1News – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pernah tidak disukai Presiden Prabowo karena selalu memberi laporan kondisi ekonomi yang jelek.
Pengakuan itu tersirat dalam sebuah video singkat yang diunggahnya di akun facebook Purbaya Sadewa milik pribadinya, Selasa (3/3).
Dalam video itu Purbaya menyatakan ketidak setujuannya pada orang atau bawahan yang hanya bikin bos senang.
“Katakanlah kebenaran itu walau pahit,” ujar Purbaya kepada host wanita dalam video yang bertajuk Bincang Sore Seenaknya itu.
“Boleh cerita, ya? Tanya Purbaya, yang dijawab,“boleh dong,” oleh Si Host sambil tertawa renyah.
Menurut Purbaya ada pejabat yang kalau lapor kepada bosnya, misalnya kepada presiden, selalu memberi laporan yang bagus.
Kebalikan dari itu, Purbaya selalu memberi laporan apa adanya jika memang sedang tidak baik-baik saja.
Dia mengungkapkan pengalaman pernah dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk memberi laporan. Dia bilang,”nggak bagus, Pak. Jelek, Pak.’
Akibatnya, Purbaya merasa Presiden tidak suka padanya, karena selalu memberi laporan jelek.
Tapi, kilah Purbaya, memberi laporan apa adanya adalah hal penting sebagai landasan untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
Lalu, sambungnya, dengan menerapkan kebijakan yang pas dia memperbaiki kondisi ekonomi sehingga hasilnya bagus.
“Sejak saat itu Presiden percaya sekali sama saya. Saya bilang apa saja dia ikut,” cetusnya.
Jadi, kata Purbaya tegas, kalau Anda mau dengar yang bagus-bagus, panggil orang lain. Tapi kalau mau mendengar yang apa adanya, panggil saya. (hs)

