Jakarta, Rp1News –Kemhan (Kementerian Pertahanan) bersama TNI terus memperkuat respons penanggulangan bencana melalui dukungan personel, alpalhankam, logistik, evakuasi, pencarian dan pertolongan, layanan kesehatan, serta operasi darat dan udara.
Dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Selasa (8/9), Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo menyampaikan dukungan bagi gempa NTT, kesiapsiagaan erupsi Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas.
Di NTT, TNI mengerahkan 3.545 personel, sekitar 627 unit alpalhankam, serta lebih dari 533 ton bantuan sosial.
Dukungan Jepang berupa tiga helikopter CH-47 Chinook dan sekitar 180 personel turut memperkuat operasi water bombing di Kalimantan melalui kerja sama Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) Indonesia–Jepang.
Sinergi ini menegaskan komitmen bersama untuk melindungi masyarakat, mempercepat penanganan darurat, dan memperkuat ketangguhan bangsa menghadapi bencana. (hs)

