Jakarta, Rp1News — Pemerintahan Presiden Prabowo selesaikan hutang Obligasi BLBI dalam 2 tahun pertama.
Demikian terungkap dalam pertemuan Menteri Keuangan Suhasil Nazara saat dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Selasa (22/9/2026), seperti diungkap dalam akun Setkab RI.
Selepas pertemuan, Menkeu Suahasil menyampaikan bahwa surat utang pemerintah dalam rangka penanganan krisis 1997–1998 dan terkait program BLBI, telah diselesaikan dalam 2 tahun pertama Pemerintahan Presiden Prabowo.
Dengan demikian, setelah hampir tiga dekade menjadi bagian dari sejarah penanganan krisis ekonomi 1997–1998, salah satu warisan kewajiban pemerintah tersebut akhirnya tuntas.
Yang juga penting, pelunasan ini dilakukan lebih cepat dari jadwal kewajiban yang sebelumnya membentang hingga 2043.
Dengan demikian, pada era pemerintahan Presiden Prabowo, salah satu warisan kewajiban dari penanganan krisis 1997–1998 berhasil diselesaikan lebih awal.
Dikatakan, pelunasan dilakukan dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia yang menjadi penerimaan negara.
Namun, penyelesaian kewajiban surat utang ini tidak berarti hak tagih negara terhadap obligor dan debitur BLBI berakhir.
Penagihan dan pemulihan aset negara tetap dilanjutkan oleh Kementerian Keuangan melalui PUPN dan DJKN berdasarkan PP Nomor 4 Tahun 2026. (hs)

