BOJONGGEDE, Rp1News – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong agar pemanfaatan lahan di koridor Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hal tersebut ditunjukkan melalui pengembangan integrated farming yang mulai menghasilkan panen semangka inul, Jumat (25/9). Demikian diungkapkan dalam unggahan di akun Kabupaten Bogor.
Saat memantau langsung pembangunan Jalan Bomang dan kegiatan integrated farming, Rudy Susmanto turut mencicipi semangka inul hasil panen kelompok tani yang memanfaatkan lahan di kawasan tersebut.
Rudy mengatakan, pemanfaatan lahan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dengan masyarakat sekitar.
Lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan secara optimal dan di sejumlah titik menjadi lokasi pembuangan sampah, kini mulai dibersihkan dan dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif.
“Selama beberapa tahun ke depan, daripada menjadi lahan tidur, lalu beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di tempat tersebut, pemerintah juga melakukan pembersihan berulang-ulang. Hari ini kita lakukan kolaborasi dengan masyarakat sekitar membentuk kelompok tani,” ujar Rudy.
Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan tersebut melalui mekanisme kerja sama yang telah diatur pemerintah, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rudy menegaskan, aset Pemerintah Kabupaten Bogor harus dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Karena itu, selama lahan belum digunakan sesuai peruntukannya, pemanfaatan secara produktif bersama masyarakat menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan.
“Lahan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah milik masyarakat Kabupaten Bogor, milik negara yang sumbernya juga dari masyarakat, hanya dikelola negara. Maka negara pun mempersiapkan peruntukannya sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.(hs)

