0 2 min 2 hrs

Singapura, Rp1News — Hubungan ekonomi Indonesia–Singapura terus menunjukkan kinerja yang kuat dan konsisten

Demikian unggahan di akun Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu (25/4/2026), usai bertemu Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong di Singapura.

Disebutkan, pada tahun 2025, nilai perdagangan bilateral mencapai USD 32,86 miliar, tumbuh positif 3,9% dalam lima tahun terakhir.

Singapura menjadi mitra strategis sebagai tujuan ekspor terbesar kelima dan sumber impor terbesar kedua bagi Indonesia.

“Struktur perdagangan kedua negara saling melengkapi, ekspor Indonesia didominasi energi dan komoditas bernilai tinggi, sementara impor mencakup energi makanan dan teknologi,”

Di sisi lain, Singapura juga menjadi investor terbesar dengan total lebih dari USD 75 miliar dalam lima tahun terakhir, berkontribusi pada penciptaan sekitar 820.000 lapangan kerja. Khusus 2025, investasi tercatat USD 17,4 miliar.

Kemitraan ini semakin diperkuat melalui Retret Pemimpin antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Lawrence Wong pada tahun 2025, yang menghasilkan berbagai strategi lintas sektor.

Ke depan, Retret 2026 di Jakarta diharapkan memperluas kerja sama, termasuk di bidang ekonomi hijau, penelitian, kesehatan, hingga pengembangan SDM.

Didukung oleh platform Six Working Groups (6WG), kolaborasi terus didorong di sektor investasi, industri, transportasi, agribisnis, dan pariwisata.

Dengan fondasi yang kuat, kemitraan Indonesia–Singapura akan terus menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi dan stabilitas kawasan. (hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *