0 3 min 11 hrs

Bekasi, Rp1News — Seorang warga yang berada di tempat kejadian perkara mengunggah detik-detik setelah  kereta jarak jauh  Argo Bromo menabrak KRL Commuter Line yang sedang berhenti Stasiun  Bekasi Timur, Selasa pagi (28/4/2026).

Warga pemilik akun facebook  Mhd Idam itu mengunggah video sesaat setelah kecelakaan. Dalam video itu nampak dua kereta yang sudah saling beradu kepala (lokomotif) dengan kondisi ringsek.

Suasana stasiun nampak dipenuhi  warga yang hiruk pikuk yang nampak shock dan kaget sedang menjauhi titik tabrakan.

Seorang petugas satpam kereta nampak berusaha  menolong seorang  wanita yang terlentang di dekat tangga dekat kereta yang bertabrakan.

Dalam video itu juga tertangkap sejumlah orang yang  tergelatak tangga stasiun.

Di video  terdengar suara pengunggah  dengan nada cemas berulang-ulang, “Ya Allah…ya Allah ditabak kereta jarak jauh ya…”

Dalam unggahan selanjutnya, pemilik akun membuat kronologi terjadinya tabrakan kereta itu.

“Berikut adalah urutan kronologis sementara mengenai kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026,” ungkapnya.

Pukul 20.00 WIB: Muncul laporan awal adanya mobil yang mengalami mogok di pelintasan dekat Stasiun Bekasi Timur.

Kejadian ini menyebabkan rangkaian KRL Commuter Line tidak dapat melanjutkan perjalanan secara normal.

Sekitar Pukul 20.52 – 21.00 WIB: KRL Commuter Line nomor perjalanan PLB 5568A (relasi Kampung Bandan–Cikarang) sedang dalam posisi berhenti sempurna di Jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk proses naik-turun penumpang.

Waktu Tabrakan: Secara mendadak, rangkaian KA Argo Bromo Anggrek (PLB 4B) relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi melintas dari arah barat (Jakarta) masuk ke jalur yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan diduga adanya keterlambatan pengiriman sinyal darurat, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang rangkaian KRL tersebut.

Pasca Tabrakan: Benturan hebat menyebabkan bagian belakang gerbong KRL mengalami kerusakan parah hingga dilaporkan ada bagian yang “tembus”.

Petugas gabungan dari Basarnas, pemadam kebakaran, dan kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi penumpang yang terjebak.

Laporan Korban: Hingga saat ini, data terbaru mengonfirmasi adanya 4 orang meninggal dunia dalam insiden ini. Korban luka-luka lainnya telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk RSUD Kota Bekasi.

Dampak dari kecelakaan ini menyebabkan jalur Bekasi–Cikarang lumpuh total sementara waktu selama proses evakuasi berlangsung

Dia menduga, sebelum kereta Argo Bromo menabrak KR, sesuai  laporan warga, ada sebuah taxi nekat melintas di perlintasan Ampera yang tak jauh dari stasiun Bekasi Timir.

Akibatnya, kereta  Argo Bromo  hilang kendali dan  dengan kecepatan tinggi pindah jelur kemudian  menabrak   kereta KRL  yang sedang berhenti. (hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *