0 2 min 12 hrs

Jakarta, Rp1News –Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026) di Istana Merdeka, Jakarta, memimpin rapat terbatas (Ratas) bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala badan terkait untuk memonitor penanganan bencana serta memastikan kesiapan pemerintah.

Seperti disebutkan unggahan resmi di akun Setkab RI, Senin (7/9/2026) sebagai negara yang berada di wilayah Ring of Fire, pemerintah terus memperkuat langkah penanganan dan mitigasi.

Presiden menegaskan, setiap penanganan bencana harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat respons dan kesiapsiagaan pemerintah.

Pemerintah akan terus hadir hingga wilayah terdampak pulih dan memastikan Indonesia semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana.

Hal-hal yang terungkap dalam Ratas teresebut antara lain:

1. Memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa Flores terpenuhi serta mempercepat pemulihan layanan publik dan ekonomi.

2. Menyalurkan Rp200 miliar kepada Pemda NTT dan mempercepat pembangunan hunian sementara serta rehabilitasi rumah terdampak.

3. Memperkuat transportasi laut dan udara di NTT untuk mendukung logistik dan kondisi darurat.

4. Mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, termasuk penanganan sekitar 45.000 penumpang terdampak pembatalan penerbangan.

5. Menyiapkan refund 100% atau reschedule tanpa biaya tambahan serta menambah kapasitas transportasi darat dan laut.

6. Melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi pergerakan abu vulkanik.

7. Memperkuat penanganan dan penegakan hukum karhutla melalui operasi darat dan udara, dengan dukungan 55 pesawat.

8. Menyusun master plan mitigasi bencana yang lebih menyeluruh, termasuk penguatan sarana dan peralatan penanggulangan bencana. (hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *